Jumat, 10 Februari 2012

ikan tenggiri

A. Sebaran IkanTenggiri
Luas laut yang dimiliki, Indonesia baru bisa memanfaatkan sebagian kecilnya saja. Laut bagaikan sebuah kotak harta karun yang terkunci rapat. Ilmu pengetahuan adalah kunci untuk membuka harta karun itu. Bagi masyarakat Indonesia,khususnya pelaku utama danpelaku usaha pengetahuan tentang komoditas-komoditas perikanan laut penting untuk diketahui. Pengetahuan itu akan menciptakan rasa memiliki (sense of belonging) yang tinggi dan motivasi kuat untuk memanfaatkan. Salah satu komoditas perikanan laut yang perlu diketahui dan banyak dimanfaatkan potensinya adalah ikan tenggiri.Nama umum bagi sekelompok ikan yang tergolong ke dalam marga Scomberomorus, suku Scombridae. Ikan ini merupakan kerabat dekat tuna, tongkol, madidihang, makerel dan kembung. Tenggiri merupakan jenis ikan ekonomis penting.Klasifikasi ikan tenggiri dapat dilihat pada bagan dibawah.

Klasifikasi ilmiah
Kerajaan : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Actinopterygii
Ordo : Perciformes
Famili : Scombridae
Genus : Scomberomorus
Setelah mempelajari materi ini, pelaku utama dan pelaku usaha memahami dan dapat menjelaskan klasifikasi ikan tenggiri dan daerah penyebaran tenggiri 2 Ikan tenggiri mempunyai morfologi tubuh yang cukup unik. Di bagian samping tubuhnya terdapat garis lateral yang memanjang dari insang hingga akhir sirip dorsal
kedua, sedangkan pada punggungnya terdapat warna biru kehijauan. Garis pada bagian samping menjadi ciri khas ikan tenggiri yang berbeda dengan ikan sejenis. Secara umum, warna ikan tenggiri adalah perak keabu-abuan. Ikan tenggiri (Scomberomorus commerson) adalah ikan laut yang termasuk dalam famili scombridae. Ikan tenggiri dikenal pula dengan nama spanish mackerel, namun nama tersebut berbeda-beda di setiap
daerah. Orang India menyebutnya ikan anjai, di Filipina lebih dikenal dengan nama ikan dilis, dan di Thailand akrab dengan istilah ikan Thuinsi. Ukuran ikan tenggiri dapat mencapai panjang 240 cm dengan berat 70 kg. Usia dewasa tercapai setelah 2 tahun atau ketika memiliki panjang tubuh 81-82 cm. Ikan tenggiri betina ukurannya lebih besar dan usianya lebih panjang dibanding jantan. Ikan tenggiri betina dapat hidup selama 11 tahun Di beberapa negara, ikan tenggiri menjadi komoditas perikanan laut yang paling utama
karena memiliki nilai komersial tinggi. Ikan tenggiri mempunyai morfologi tubuh yang cukup unik. Di bagian samping tubuhnya terdapat garis lateral yang memanjang dari insang hingga akhir sirip dorsal kedua,
sedangkan pada punggungnya terdapat warna biru kehijauan. Garis pada bagian samping menjadi ciri khas ikan tenggiri yang berbeda dengan ikan sejenis. Ikan tenggiri tergolong ke dalam ikan laut yang menyukai daerah laut dangkal. Bagian-bagian yang terdapat batu karang (reef) merupakan habitat yang cocok bagi ikan tenggiri. Perairan yang memiliki salinitas (salinity) rendah dan kekeruhan (turbidity) tinggi disukai pula olehnya. Ikan tenggiri dapat menetap pada suatu habitat dan terkadang bermigrasi ke tempat yang
cukup jauh. Pola migrasi ikan tenggiri sangat khas, karena bergantung kepada temperatur air laut dan musim bertelur (spawning season). Jatuhnya musim bertelur ini bervariasi di
setiap habitat yang ditinggali
Ikan tenggiri memiliki sifat rakus (voracious) ketika makan dan mencari makan seorang
diri (solitary). Jenis makanannya adalah ikan-ikan kecil karena ikan tenggiri tergolong ke
dalam hewan karnivora. Ikan kecil jenis anchovy (semacam ikan haring) merupakan salah
satu makanan utama bagi ikan tenggiri, khususnya ikan tenggiri muda. Selain itu, ikan
tenggiri juga memakan beberapa jenis cumi-cumi (squid) dan udang.
B.Daerah Penyebaran
Ikan tenggiri merupakan jenis ikan yang tergolong ekonomis penting dan menjadi
salah satu ikan yang digemari di dunia. Penyebaran spesies ini mencakup seluruh wilayah
Pasifik Barat dari Afrika Utara dan laut merah sampai ke perairan Indonesia,Australia, Fiji
ke utara sampai ke perairan china dan Jepang.Potensi penyebaran ikan tenggiri di
Indoneia hampir di seluruh perairan Sumatra, Jawa dan Nusa Tenggara,Kalimantan
Sulawesi,Maluku dan Irian. Iklim yang paling cocok untuk ikan tenggiri adalah iklim tropis.
Perairan laut yang dimiliki Indonesia merupakan surga bagi ikan tenggiri. Selain di
Indonesia, ikan tenggiri dapat ditemukan pula di bagian utara Cina dan Jepang, bagian
3
tenggara Australia, bahkan Laut Merah. Kedalaman laut yang cocok bagi tenggiri adalah
sekitar 10-70 m dari permukaan laut.
Penyebaran ikan tenggiri dapat dilihat pada Tabel 1.
Tabel 1. Daerah penyebaran ikan tenggiri
Perairan Daerah Penyebaran Darah tangkapan utama
Sumatera Seluruh perairan Aceh bag utara,timur,
Sumatra utara, sekitar
bengkalis,
*Perairan Bangka–
Belitung
*Perairan barat Sumatra
Utaran,Sumatra barat
barat,Bengkulu dan
lampung
Jawa dan Nusa
Tenggara
Seluruh perairan Seluruh perairan pantai
jawa dan Madura,Selatan
Jawa Tengah,Bali.utara
Bali, Utara Lombok dsn
Sumbawa serta Utara
Flores
Kalimantan dan
Sulawesi
Seluruk Perairan *Hampir semua perairan
pantai Barat danSelatan
Kalimantan.
*Perairan teluk Palu
Sulawesi selatan dan
Sebagian perairan
Sulawesi utara
Maluku dan Irian
Jaya
Seluruh Perairan
Sebagian pantai barat
Halmahera,Perairan selatan
pulau Seram
Semua perairan pantai Irian
Barat dengan sekitar daerah
kepala burung
Sumber . Nurjanah 2011:
Di beberapa negara, ikan tenggiri menjadi komoditas perikanan laut yang paling
utama karena memiliki nilai komersial tinggi
Ikan tenggiri dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan komersial dan rekreasional. Dalam situs
web Food and Agriculture Organization (FAO), jumlah penangkapan ikan tenggiri terbesar
di dunia pernah tercatat di Indonesia, diikuti Filipina, Sri Langka, Yaman, dan Pakistan.
4
Ikan tenggiri biasanya dipasarkan dalam keadaan segar atau beku. Sejumlah negara maju
lebih menyukai ikan tenggiri yang dipasarkan dalam bentuk potongan tipis (fillet) atau
tanpa tulang (boneless). Beberapa negara telah mengolah ikan tenggiri untuk dikemas
dalam kaleng (canned) seperti ikan sarden. Ikan tenggiri mengandung gizi yang cukup
tinggi. Kebutuhan protein hewani dapat dipenuhi dengan mengonsumsi ikan ini. Filipina
dan Jepang merupakan negara yang penduduknya paling banyak mengonsumsi ikan.
Indonesia dengan segenap potensi sumber daya maritim yang dimiliki seharusnya
mengikuti langkah serupa.
Untuk keperluan kuliner, ikan tenggiri dapat dimasak dengan berbagai cara tergantung
selera. Ikan tenggiri pun dapat diolah menjadi bentuk makanan lain, tidak selalu dimakan
dalam bentuk ikan utuh. Cara pemasakan seperti memanggang (broiling), menggoreng
(frying), membakar (baking), dan pengasapan merupakan metode umum yang digunakan
untuk mengolah ikan tenggiri. Penangkapan ikan tenggiri di Indonesia sebagian besar
dilakukan secara sederhana dan tradisional (artisanal). Artinya, ikan tenggiri menjadi
komoditas andalan para nelayan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Populasi ikan
tenggiri yang tinggi di Indonesia berpeluang memperbaiki kesejahteraan para
nelayan.Perdagangan ikan laut dipicu oleh permintaan (demand) yang tinggi dari
Hongkong, Singapura, Taiwan, dan Cina. Negara-negara tersebut memberikan harga
mahal untuk ikan yang memiliki kesegaran (freshness), rasa (flavour), dan gizi (healthpromoting)
yang baik. Khususnya untuk ikan tenggiri.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar